Lubang Hitam: Sebuah Pengantar Populer
Agar bisa baca buku, silakan lakukan Login!
loginHasil di sekitar materi yang termampatkan dengan kepadatan tak hingga, akan muncul wilayah bulat mampu menjebak materi. Materi yang masuk ke wilayah tersebut, tidak dapat bebas karena tarikan gravitasi yang sangat kuat.
Batas wilayah tersebut dikenal sebagai horizon peristiwa, karena tidak ada peristiwa yang terjadi di dalamnya yang dapat diamati
dari luar. Pada tahun 1939, J. Robert Oppenheimer dan Hartland Snyder mengusulkan mekanisme terjadinya lubang hitam di alam semesta.
Menurutnya, sebuah bintang yang telah kehabisan “bahan bakar” nuklirnya, akan mengalami kolaps akibat tidak dapat menahan diri
dari gravitasinya sendiri. Sisa-sisa bintang tersebut selanjutnya mengalami penyusutan. Pada akhirnya, akan terbentuk singularitas lubang hitam.
- 1 tahun yang lalu
- 1 tahun yang lalu
- 1 tahun yang lalu